Pendakian Gunung Gede Melalui Jalur Cibodas

Pendakian Gunung Gede Melalui Jalur Cibodas

Gunung Gede bisa dikatakan gunung favorit di Jawa Barat. Hampir setiap pekan baik dari kalangan pecinta alam ataupun para pendaki pemula melakukan pendakian di gunung yang memiliki ketinggian 2958 mdpl itu. Bahkan setiap tahunya tercatat sekitar 50.000 pendaki melakukan pendakian di gunung gede. Ada beberapa jalur sebenarnya di gunung gede, namun yang cukup terkenal adalah jalur cibodas. Selama perjalanan sobat akan melewati tempat-tempat yang menarik seperti air terjun, sumber air panas, telaga, hingga padang edeilweis.

Gunung Gede terletak di 3 wilayah yakni Bogor, Sukabumi dan Cinajur. Di samping gunung gede berdiri sebuah gunung bernama gunung pangrango. Keduanya (gunung gede dan gunung pangrango) masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP).  Jika dilihat dari kejauhan gunung gede tampak seperti kubah, sedangkan gunung pangrango nampak seperti segitiga yang runcing. Gunung Gede merupakan salah satu dari gunung di Indonesia yang memiliki kekayaan flora. Nah, untuk melakukan pendakian di Gunung Gede sebenarnya ada 3 jalur yaitu jalur cibodas, jalur gunung putri dan jalur salabintana. Dari ketiganya jalur cobodas adalah yang paling populer dikalangan para pendaki. Untuk kali ini saya akan jelaskan pendakian di gunung gede ini melalui jalur cibodas.

Untuk menuju basecamp pendakian gunung gede di jalur cibodas dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum dari jakarta ke bandung dan turun di pertigaan cibodas. Dari sini perjalanan dilanjutkan menuju Kebun Raya Cibodas dan kemudian menuju basecamp pendakian gunung gede. Awal pendakian dimulai dengan melewati jalan berbatu melintasi hutan tropis. Selama perjalanan tak jarang para pendaki akan menemukan beberapa ekor monyet yang berkeliaran bebas. Setelah melakukan perjalanan sejauh 1,5 Km sobat akan sampai di sebuah rawa yang bernama telaga biru. Telaga ini bisa berubah warna dikarenakan tanaman ganggang di dalamnya. Selanjutnya sobat akan melewati sebuah jembatan yang terbuat dari kayu hingga sampai di Pos Rawa Gayang Agung. Pos Gayang Agung terletak pada ketinggian 1600 mdpl 100 meter diatas telaga biru.

Dari pos Gayang Agung jalur cibodas gunung gede, sobat akan melewati jalanan yang cukup menanjak hingga kemudian sampai di Panyancangan Kuda. Jika sobat mau berisitrahat,di pos ini terdapat bangunan yang beratap sehingga dapat digunakan untuk berlindung dari terik matahari maupun dari hujan. Di pos panyancangan kuda ini ada sebuah pertigaan jika lurus adalah jalur menuju puncak sedangkan ke kanan ke arah air terjun ciberem. Sebaiknya sobat jika ingin ke air terjun pada saat pulangnya saja, karena tempat ini bisa ditempuh dalam waktu 30 menit. Dari pertigaan jalan mulai berliku,gemuruh dari suara air terjun cukup jelas terdengar hingga kemudian sampailah di pos pondok pemandangan pada ketinggian 2100 mdpl. Tak jauh dari sini sobat akan melewati lereng yang dibawahnya terdapat sumber air panas. Sobat perlu hati-hati mengingat jalanya yang cukup sempit dan licin. Jika tidak hati-hati bisa saja terpeleset ke air panas yang suhunya mencapai 70 derajat Celcius. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju pos kandang batu pada ketinggian 2220 mdpl. Dari kandang batu  dibutuhkan waktu sekitar 1 jam lagi untuk sampai di pos berikutnya yakni kandang badak. Sebelum mencapai kandang badak sobat akan menjumpai sebuah air terjun bernama air terjun panca weuleuh. Jika ingin menuju ke air terjun tersebut sobat harus menuruni jalanan yang cukup sempit dan terjal. Di pos kandang badak ini terdapat mata air, jadi bisa mengambilnya untuk bekal ataupun untuk dimasak. Menariknya disini terdapat penjual yang menjajakan makanan ringan maupun makanan berat. Menginat tempatnya yang cukup luas biasanya para pendaki mendirikan tenda disini dan meninggalkan tasnya disini ketika akan menuju puncak.

Perjalanan menuju puncak gunung gede dibutuhkan waktu sekitar 2 jam dari pos kandang badak. Di pos kandang badak ada sebuah pertigaan jika sobat ingin menuju puncak gunung gede ambil ke kiri sedangkan jika ingin menuju puncak gunung pangrango ambil ke arah kanan. Dari sini jalanan nanjak terus hingga sampailah disebuah tempat bernama tanjakan setan. Di tanjakan setan ini terdapat tali baja untuk pegangan namun juga harus ekstra hati-hati. Sesampainya dipuncak pemandangan kawah gunung gede ini terlihat begitu memanjakan mata. Diseberang terpampang puncak gunung pangrango yang terlihat meruncing. Berbeda dengan puncak di gunung gede ini yang terlihat memanjang. Puluhan pohon edeleweis menjadi pelengkap keindahan puncak gunung gede.

Demikianlah review tentang jalur cibodas di gunung gede. Untuk jalur lainya yakni jalur gunung putri dan jalur salabintana mungkin nanti saya share di lain kesempatan. Untuk melakukan pendakian di gunung gede, sebaiknya melakukan booking online terlebih dahulu seminggu sebelum pendakian. Booking online ini diberlakukan mengingat tingginya antusias para pendaki yang ingin melakukan pendakian di gunung gede. Bahkan setiap harinya hanya dibatasi 600 pendaki saja. Sunset Jankie.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *